pengertian software testing, error, fault, dan failure

Pengertian software testing, error, fault, dan failure

Memahami Definisi/Pengertian Sofware Testing




Pengertian Software testing adalah proses eksekusi perangkat lunak yang dilakukan untuk menentukan kesesuaian antara perangkat lunak dengan spesifikasi sistem serta kemampuan berjalan pada lingkungan yang dikehendaki. Software testing dapat menjadi cara yang sangat efektif untuk menunjukkan adanya kesalahan/bugs.

Software Testing merupakan elemen kritis dari jaminan kualitas Perangkat Lunak dan merupakan review puncak atau akhir terhadap spesifikasi, desain dan pembuatan program (coding). Software Testing dapat menghabiskan 30-40% upaya dari total pekerjaan proyek. Untuk proyek yang membahayakan nyawa manusia, biaya pengujian bisa 3 sampai 5 kali dari proyek biasa.

Glen Myers mengemukakan sejumlah aturan yang berfungsi sebagai sasaran pengujian perangkat lunak :
·         Testing adalah proses eksekusi suatu program dengan maksud menemukan kesalahan
·         Test case yang baik memiliki probabilitas tinggi untuk menemukan kesalahan yang belum pernah ditemukan sebelumnya
·         Testing yang sukses adalah yang mengungkap semua kesalahan yang belum pernah ditemukan

Dari sasaran-sasaran yang dikemukakan Myers tersebut, dapat disimpulkan bahwa testing yang berhasil bukanlah testing yang tidak menghasilkan kesalahan, tetapi justru testing yang sukses adalah yang mampu menemukan kesalahan yang ada di dalam perangkat lunak.

Dari proses pengujian tersebut kemudian akan memperoleh sesuatu yang kemudian disebut dengan istilah error, fault, failure. Adapun perbedaan ketiganya adalah :

Error dibuat oleh programmer. Error atau Kesalahan bisa jadi kesalahan tata bahasa (gramatical/syntax) dalam satu atau lebih dari baris kode, atau kesalahan logika dalam melakukan satu atau lebih dari kebutuhan perangkat lunak.

Fault adalah kesalahan dalam source code yang mungkin menimbulkan failure ketika code yg fault tsb dijalankan atau Kesalahan fungsi perangkat lunak secara umum atau dalam aplikasi tertentu

Failure adalah output yang tidak benar/tidak sesuai ketika sistem dijalankan atau Kegagalan secara keseluruhan. Kegagalan PL diakibatkan karena Fault (kesalahan) yang teraktivasi

Failure Class
Deskripsi
Transient
Muncul untuk input tertentu
Permanent
Muncul untuk semua input
Recoverable
Sistem dapat memperbaiki secara otomatis
Unrecoverable
Sistem tidak dapat memperbaiki secara otomatis
Non-corrupting
Failure tidak merusak data
Corrupting
Failure yang merusaksistemdata



Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Thanks For Your Comment Here